Efek Rumah Kaca = Berani Tampil Beda

Posted: Mei 6, 2011 in Uncategorized

Tulisan yang akan saya buat kali ini pada intinya akan menceritakan sebuah harapan atau cita-cita..

Berbicara mengenai cita-cita, mungkin sangatlah sulit bagi sebagian orang termaksud saya, saat masih taman kanak-kanak, mungkin saat ditanya apa cita-cita saya, saya akan menjawab pengen jadi ultramen atau baja hitam. seiring berjalannya waktupun cita-cita saya juga berubah, pengen jadi komikus lah, pengen jadi pembalap lah..macem-macem lah pokonya..namanya juga anak kecil.

tetapi ada satu harapan yang sebenarnya terus terpikirkan oleh saya.. menjadi seorang musisi, mungkin profesi ini dibilang kurang menjanjikan bagi sebagian orang, tapi hal inilah yang terus saya pikirkan setelah saya baru belajar gitar, dan selain itu saya sangat terinspirasi oleh salah satu group band asal indonesia yang sangat idealis dan berbeda dari band-band indonesia lainnya yakni ” efek rumah kaca”

Efek Rumah Kaca adalah grup musik indi yang berasal dari Jakarta. Terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan (vokal latar, bass), Akbar Bagus (drum, vokal latar). Mereka dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia lagu-lagu mereka yang banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan. Sampai sekarang, band ini sudah mengeluarkan dua buah album studio, yaitu Efek rumah kaca pada tahun 2007 dan Kamar gelap pada tahun 2008.

Saat Januari 2009, mereka dipercaya untuk mengisi rubrik khusus seputar pemilu di surat kabar Kompas setiap hari Sabtu.

Efek Rumah Kaca pada awalnya dibentuk pada tahun 2001. Setelah mengalami beberapa kali perubahan personil, akhirnya mereka memantapkan diri dengan formasi band tiga orang. Sebelumnya, band ini bernama Hush. Nama ini kemudian diganti menjadi Superego, lalu berubah lagi pada tahun 2005 menjadi Efek Rumah Kaca – diambil dari salah satu judul lagu pada album perdana mereka.

Sejak awal kemunculan mereka, banyak pihak yang menyebutkan bahwa warna musik Efek Rumah Kaca tergolong dalam post-rock, bahkan ada yang menyebutkan shoegaze sebagai warna musik mereka. Tetapi, Efek Rumah Kaca dengan mantap menyebutkan bahwa warna musik mereka adalah pop, karena mereka merasa tidak menggunakan banyak distorsi dan efek-efek gitar dalam lagu-lagu mereka seperti selayaknya musik rock.

mereka telah mendapat berbagai penghargaan dibidang musikalisasinya, diantaranya adalah :

  • Nominator AMI Award 2008
  • Rookie of the Year 2008, Rolling Stone Indonesia
  • Peraih MTV Music Award 2008, kategori The Best Cutting Edge

Band ini sangat menginspirasi saya, memang sekiranya saya tidak terlalu berambisi untuk menjadi sebuah musisi seperti mereka, tapi dari perjalanan karir bend efek rumah kaca ini saya dapat melihat perjuangan mereka, dikala banyak sekali bermnclan band-band diranah musik Indonesia yang mengusung aliran melayu, lagu yang hanya bertemakan cinta, band ini mampu menarik ranah publik tanpa mengubah pandangan musikalisasi mereka, band ini tetap mengusung alirannya sendiri walaupun tidak memiliki label yang membiyayai  produksinya.

Lebih hebatnya lagi band yang berdiri dengan segala kekurangannya itu tetap masih dapat mendapatkan berbagai prestasi yang cukup dapat dibanggakan dibandingkan dengan band-band melayu yang silih berganti bermunculan keranah publik, yag hanya menyanyikan lagu-lagu bertema cinta.

Menurut saya pandangan dari band ini sangat perlu ditiru oleh berbagai kalangan, bahkan bukan hanya yang berprofesi dibidang seni saja. Menurut saya band ini telah menunjukan satu nilai kebenaran yakni untuk apa kita sengaja membatasi kreatifitas kita dan sengaja mengekang ide-ide kita hanya dikarenakan uang semata. Ide dan kreatifitas tidaklah dapat dinilai dengan uang semata. Dan justru dari ide-ide yang berani dan berbeda inilah kita pasti dapat mendapatkan keuntungan yang lebih. Untuk itu beranilah berekspresi, beranilah untuk tampil berbeda, dan beranilah untuk mengeluarkan ide-ide cemerlang mu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s